Aug 11 2011

Di Manakah Pertanian Indonesia yang Pernah Berjaya?

Published by under Uncategorized

Indonesia terkenal sebagai negeri agraris. Di Indonesia mudah untuk menanamkan segala jenis tumbuhan karena Indonesia hanya memiliki dua musim yaitu kemarau dan hujan. Pada masa orde baru, Indonesia berhasil melakukan swasembada pangan. Indonesia melakukan revolusi hijau yaitu pengembangan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi pangan. Tetapi dengan berkembangnya zaman, Indonesia semakin mengalami keterpurukan dalam bidang pertanian. Bahkan negeri Vietnam yang diprediksi susah untuk berkembang di bidang pertanian, Vietnam berhasil membuktikan bahwa itu salah dan sekarang Vietnam lebih maju dari Indonesia. Di manakah Indonesia yang berjaya di bidang pertanian?

Padahal produk yang dihasilkan Indonesia di bidang pertanian, tidak kalah dengan produk luar negeri. Contohnya pepaya California yang sekarang beredar memiliki kesamaan dengan pepaya arum Bogor. Lalu produksi kopi yang digunakan oleh strabuck adalah jenis kopi Sumatra, Java, dan Toraja. Durian padang pun tidak kalah enaknya dengan durian Bangkok. Hal tersebut membuktikan bahwa Indonesia di bidang pertanian berhasil. Lalu kenapa kita masih lebih memilih produk luar negeri daripada produk Indonesia?

Indonesia memang telah membuktikan bahwa pertanian Indonesia berhasil dalam pengembangan pangan. Tetapi dalam bentuk kemasan, kita masih terlampau jauh dengan negeri luar. Kemasan yang dikelola oleh Indonesia masih tradisional sehingga tidak menjamin higienis. Kemasan yang dikelola oleh luar negeri lebih higienis dan lebih menarik sehingga kita sebagai rakyat Indonesia pun lebih cenderung untuk memilih kemasan luar negeri tersebut. Masih adakah kekurangan dari pertanian Indonesia?

Indonesia yang terkenal sebagai negeri agraris juga belum bisa memberantas kemiskinan. Kemiskinan di Indonesia semakin bertambah dengan jumlah penduduk lalu penumpukan penduduk di ibukota juga menyebabkan pemuda pemudi daerah lebih memilih ke ibukota daripada mengembangkan potensi daerahnya. Apabila ada penyuluhan dari pemerintah daerah ke daerah tentang cara pengembangan pertanian yang baik, akan terjadi perkembangan yang pesat di bidang pertanian. Lalu apakah kendalanya hanya itu saja?

Petani cenderung menjual hasil produksinya ke rentenir. Salah satu contohnya adalah beras. Petani kita cenderung menjual hasil produksinya ke rentenir karena belum adanya koordinator dari daerah untuk membeli beras petani. Padahal harga yang diberikan ke petani lebih murah daripada pemerintah sehingga petani pun merasa

dirugikan. Penduduk Indonesia juga lebih memilih beras impor daripada beras dalam negeri sehingga harga beras dalam negeri turun. Lalu produksi beras dalam negeri juga belum dapat menutupi kekurangan akan pangan kita.

Sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Rakyat sulit untuk percaya bahwa Indonesia dulu memang pernah berjaya di bidang pertanian. Lalu di manakah Pertanian Indonesia yang Pernah Berjaya? Marilah kita membuktikan bahwa sejarah itu pernah ada dan bukanlah hanya sesaat.

 

 

Terima kasih, crysanthi prita wardani. Teknologi pangan (fateta), f24110116

 

 

No responses yet

Aug 11 2011

Hello world!

Published by under Uncategorized

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

One response so far